Bang Rama: Kolaborasi DPR dan Pemerintah Daerah Kunci Sukses Pembangunan Berkelanjutan
Jakarta, 28 Maret 2025 – Anggota DPR RI, Bang Rama, menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan dihadiri oleh kepala daerah dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota.
“Kebijakan pembangunan tidak bisa dibuat secara seragam untuk seluruh daerah. Setiap wilayah punya kebutuhan, potensi, dan tantangan yang berbeda. Maka kolaborasi antara DPR dan pemda adalah keharusan, bukan pilihan,”
ujar Bang Rama dalam forum tersebut.
Bang Rama menyoroti
masih banyaknya kebijakan pembangunan pusat yang belum sepenuhnya sinkron dengan kebutuhan daerah. Ia menekankan bahwa program-program nasional harus disesuaikan dengan karakteristik dan prioritas lokal agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.
- Bullet points make a great dot
- Great way to make a point
- A well-sorted fact
- A very informative black spot
- Start with One
- Then proceed to Dos
- Hello from Japan – San
- This is Quatre
Sebagai wakil rakyat di parlemen, Bang Rama juga menyampaikan komitmennya untuk menjembatani aspirasi pemerintah daerah ke tingkat pusat, terutama terkait dengan penganggaran, regulasi sektoral, dan sinkronisasi program kementerian.
Dalam forum tersebut, Bang Rama menerima berbagai masukan dari kepala daerah, seperti perlunya peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), percepatan infrastruktur dasar, serta dukungan regulasi untuk pengembangan ekonomi lokal.
“Seringkali daerah sudah punya inisiatif dan semangat besar, tapi tersendat karena keterbatasan anggaran atau regulasi pusat yang belum fleksibel. Ini PR kita bersama untuk duduk satu meja dan menyusun kebijakan yang membumi,”
lanjutnya.

Ia juga mendorong
peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah berbasis data dan riset. Menurutnya, kebijakan yang tepat lahir dari data yang akurat, bukan asumsi semata. Oleh karena itu, ia mendorong penguatan sistem perencanaan daerah melalui pelatihan teknis dan digitalisasi.
“Tantangan kita ke depan sangat kompleks — dari kemiskinan, perubahan iklim, hingga ketimpangan antarwilayah. Semua itu hanya bisa kita jawab jika pusat dan daerah bersatu, saling percaya, dan saling menguatkan,”
pungkasnya.
Menutup paparannya,
Bang Rama mengajak semua pihak untuk membangun ekosistem kolaboratif yang sehat antara pusat dan daerah, demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.



Leave a Reply